Audiensi Kampung Ramah Anak

Bangun KRADalam rangka mewujudkan Kota Yogyakarta menjadi Kota Layak Anak, Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen melakukan hak-hak anak melalui kebijakan pembangunan. Pada tahun 2012, Kota Yogyakarta meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak Kategori Madya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta adalah dengan membentuk Kampung Ramah Anak (KRA). Dalam kaitan dengan program mewujudkan Kampung Ramah Anak, pada hari Jum’at, 17 Mei 2013 bertempat di Keraton Kilen Kompleks Keraton Kota Yogyakarta diadakan Audiensi Kampung Ramah Anak dengan GKR Hemas. Kegiatan ini diadakan oleh Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (KPMP) Kota Yogyakarta. Seluruh kampung yang termasuk dalam program Kampung Ramah Anak hadir dalam acara ini dan dipimpin langsung oleh Walikota Yogyakarta, Drs. H. Haryadi Suyuti. Audiensi Kampung Ramah Anak ini sekaligus untuk memberikan berbagai macam informasi khususnya kepada GKR Hemas mengenai kegiatan Kampung Ramah Anak.

Menurut informasi dari Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Yogyakarta Lucy Irawati, Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan memiliki 46 kampung ramah anak pada 2013 sebagai upaya mewujudkan Yogyakarta sebagai kota layak anak Kategori Madya. “Yogyakarta sudah memiliki 14 kampung ramah anak yang dibentuk pada 2011 dan 2012, dan pada tahun ini akan ditambah lagi 32 kampung ramah anak,” kata Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Yogyakarta Lucy Irawati di Yogyakarta, Menurut dia, kampung ramah anak adalah kampung yang mampu memberikan pemenuhan hak dan berbagai kebutuhan anak untuk tumbuh dan berkembang.

Inisiasi kampung ramah anak di Kota Yogyakarta telah diawali pada pertengahan 2011 yaitu menetapkan Kampung Badran, Kecamatan Jetis, dan Kampung Sudagaran, Kecamatan Umbulharjo sebagai Kampung Ramah Anak. Pada 2012 dibentuk 12 kampung ramah anak.

Sebagai upaya untuk mempercepat pembentukan kampung ramah anak, Pemerintah Kota Yogyakarta akan memberikan bantuan 20 juta rupiah untuk setiap kampung yang akan menjadi kampung ramah anak dalam melengkapi berbagai fasilitas pendukung termasuk penyusunan program pembangunan yang berpihak pada anak. Selain itu, Pemerintah Kota Yogyakarta juga bekerja sama dengan Negara Swedia untuk belajar dan menyusun berbagai program dan kebijakan untuk mewujudkan kampung dan kota layak anak. Dari kerja sama ini diharapkan berbagai program pengembangan kota layak anak yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta memenuhi standar internasional. Untuk mewujudkan berbagai program tersebut, rombongan Pemerintah Kota Yogyakarta akan belajar di Swedia, begitu pula perwakilan dari Swedia akan belajar di Yogyakarta. Kedua pemerintah kemudian bersama-sama merumuskan program yang akan dikerjakan.

One response to “Audiensi Kampung Ramah Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s