Aset

Sebagai sebuah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah, secara struktural RW. 16 menjadi mitra kerja Pemerintah melalui sebuah Lembaga yang ada di Kelurahan yang sekarang disebut dengan LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan). Program-program Pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diakomodir melalui pengurus RW, sehingga diharapkan percepatan pembangunan wilayah, baik fisik dan non fisik dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Dari waktu ke waktu, RW. 16 Karanganyar terus berbenah diri. Dari wilayah yang semula dianggap “kumuh”, setapak demi setapak menjadi sebuah wilayah yang berkembang. Pembangunan yang dilakukan oleh seluruh warga beserta pengurus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga sedikit demi sedikit RW 16 menjadi sebuah wilayah yang mulai dapat menunjukkan prestasinya dalam pembangunan. Sinergi antara pengurus, masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang dilakukan. Tahap-tahap yang dilalui dalam membangun wilayah terkadang justru menjadi sebuah inspirasi untuk mewujudkan sesuatu yang baru dan memiliki daya manfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas. Namun demikian, bukan berarti apa yang dilakukan selalu mulus sesuai dengan yang diharapkan. Terkadang ada hal-hal tertentu yang menjadi kendala dalam mewujudkan harapan yang ingin diraih. Namun karena keinginan kuat yang mengakar dalam diri warga masyarakat untuk mewujudkannya, kendala yang menghadang sedikit demi sedikit dapat diatasi.

Hingga akhir tahun 2011, telah banyak program-program yang dilaksanakan di RW. 16 dalam membangun wilayah dan membangun masyarakat menuju tata kehidupan yang lebih baik. Bahkan program-program yang telah dilaksanakan sebagian ada yang memperoleh penilaian dan apresiasi di tingkat Nasional. Seiring dengan perkembangan pembangunan, RW. 16 telah mampu membangun aset-aset penting untuk keperluan warga masyarakat, diantaranya:

  1. Bangunan Balai RW 16 yang tanahnya berasal dari wakaf  Bp. H.  Hajid (Alm). Bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 40 meter persegi ini pembangunannya melibatkan seluruh warga masyarakat dan para donatur.
  2. Musholla Al Muthohar yang berada satu bangunan dengan Balai RW 16 dimana Musholla ini menempati lantai 2 di atas Balai RW. Sehari-harinya Musholla Al Muthohar dipergunakan oleh warga dalam melaksanakan ibadah sholat, selain itu juga dimanfaatkan  untuk kegiatan lain seperti rapat pengurus RW/RT, rapat warga, kajian-kajian keagamaan dan umum serta menjadi pusat kegiatan keagamaan di wilayah RW. 16.

    Musholla Al Muthohar versi Bangunan Lama

    Musholla Al Muthohar versi Pengembangan

  3. Bangunan Pos Kamling yang dibuat Permanen dan dilengkapi dengan sebuah pesawat televisi ukuran 21 inch. Sebagian dana untuk membangun Pos Kamling ini berasal dari dana stimulan pemerintah dan swadaya masyarakat.
  4. Gedung Pusat Pengembangan Dakwah Islam dan Olah Raga (PPDIO) yang dibangun karena expectasi warga masyarakat yang menginginkan adanya ruang publik dimana ruang publik ini sangat dibutuhkan mengingat semakin sempitnya lahan di wilayah RW 16. Swadaya masyarakat dalam membangun gedung ini sungguh diluar perkiraan. Dari tahap pembelian tanah berukuran 155 meter persegi dengan harga 80 Juta rupiah hingga pembangunan gedung yang menghabiskan dana lebih dari 123 juta rupiah, dalam kurun waktu 6 bulan sudah dapat diwujudkan. Dana yang dihimpun dalam pembangunan gedung ini murni swadaya masyarakat, baik dari dalam kampung maupun dari luar. Bangunan Gedung PPDIO ini diresmikan oleh Bp. Ahmad Hanafi Rais, SIP., MPP yang juga turut mendanai berdirinya gedung ini.

    Peresmian Gedung PPDIO

    Suasana Pertemuan Warga di Gedung PPDIO

    Foto-foto Peresmian lainnya Klik aja

  5. Bangunan Komposter dan mesin komposter sebagai bagian dari Program Bank Sampah merupakan aset RW yang dipergunakan untuk mengelola sampah-sampah organik untuk dijadikan kompos. Bangunan ini diresmikan oleh Walikota Yogyakarta, H. Herry Zudianto, S.E., Akt., M.M. pada tgl 16 Agustus 2011 bertepatan dengan kegiatan malam syukur merdeka yang diselenggarakan oleh Pengurus RW dan diliput pula oleh Media Indonesia

    Peresmian Bank Sampah “Mekar Asri”

    Penandatanganan Prasasti

    Peresmian Instalasi Pengolahan Sampah (Komposter)

    Mesin Komposter Bantuan dari BLH Kota Yogyakarta

    Foto-foto peresmian Bank Sampah dapat dilihat disini

7 responses to “Aset

  1. wah…9 tahun aku meninggalkanmu,tapi kenangan itu tak pernah hilang dari ingatanku….Maju terus RW 16 kampung karang anyar tercintaku……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s